Tanah Longsor di Majenang Cilacap : Dua Tewas, 21 Warga Masih Hilang

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tanah longsor di Majenang Cilacap.

i

Kondisi tanah longsor di Majenang Cilacap.

CILACAP – Tanah longsor Majenang Cilacap menelan korban jiwa dan menyebabkan puluhan warga hilang. Bencana terjadi pada Kamis malam (13/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di Dusun Cibuyut dan Dusun Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Informasi dari Posko Siaga Bencana BPBD Kabupaten Cilacap menyebutkan bahwa dua warga ditemukan meninggal dunia dan 21 lainnya masih dalam pencarian hingga Jumat pagi (14/11/2025).

Baca Juga:  Perpres 113/2025 Ubah Skema Subsidi, Pemerintah Tekan Beban Bunga Pupuk

Tanah longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak sore hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kontur tanah yang labil dan hujan lebat menyebabkan pergerakan tanah di beberapa titik, terutama di wilayah perbukitan Cibeunying,” ujar anggota BPBD Cilacap, Taryo yang ikut turun ke lokasi longsor.

Berdasarkan laporan lapangan, hujan deras turun sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Longsoran menyebabkan penurunan tanah sedalam dua meter dengan panjang retakan sekitar 25 meter.

Baca Juga:  Penanaman 650 Bibit Pohon Jadi Awal Pemulihan Ekosistem Gunung Merapi

Material tanah menimpa pemukiman warga di dua dusun, menyebabkan 12 rumah rusak dan 16 rumah lain terancam ambruk. Korban meninggal dunia masing-masing bernama Julia Lestari (20) dan Maya (15), yang merupakan warga Dusun Tarukahan RT 06 RW 03 Desa Cibeunying.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel magelang.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Sedot 100 Ribu Wisatawan, Perputaran Uang Tembus Rp136 Miliar
Biksu Asia Tenggara Tiba di Borobudur Usai Jalan Kaki 666 Kilometer untuk Waisak 2570 BE
Pertukaran Budaya Magelang Karanganyar : Meriah dengan Wayang Kulit dan Gerakan Sanggar Seni Sekolah
Azis Subekti Nilai May Day Jadi Penegas Keberpihakan Prabowo ke Buruh
Aglomerasi Wisata Jawa Tengah: Ahmad Luthfi Integrasikan Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening
Muscab PKB Kabupaten Magelang Tekankan Peningkatan Peran Nyata di Tengah Tekanan Global
Ratusan Ketua DPRD Se-Indonesia Ikuti Retreat Lemhannas di Lembah Tidar Selama 5 Hari
Pemkot Magelang Gelar Aksi Bergizi di SMPN 11, Dorong Gizi Seimbang Sejak Dini

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:17 WIB

Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Sedot 100 Ribu Wisatawan, Perputaran Uang Tembus Rp136 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 18:14 WIB

Biksu Asia Tenggara Tiba di Borobudur Usai Jalan Kaki 666 Kilometer untuk Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:38 WIB

Pertukaran Budaya Magelang Karanganyar : Meriah dengan Wayang Kulit dan Gerakan Sanggar Seni Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Azis Subekti Nilai May Day Jadi Penegas Keberpihakan Prabowo ke Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 09:26 WIB

Aglomerasi Wisata Jawa Tengah: Ahmad Luthfi Integrasikan Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening

Berita Terbaru