12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Aglomerasi Wisata Jawa Tengah: Ahmad Luthfi Integrasikan Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkunjung ke Candi Borobudur di Magelang.

i

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkunjung ke Candi Borobudur di Magelang.

MAGELANG, DiengPost.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berencana mengintegrasikan sejumlah destinasi unggulan menjadi satu kawasan terpadu. Beliau menyebut konsep ini sebagai strategi aglomerasi wisata Jawa Tengah untuk masa depan.

Kawasan yang masuk dalam target rencana tersebut meliputi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening. Ahmad Luthfi menyampaikan gagasan ini saat meninjau langsung Candi Borobudur pada hari Minggu pekan lalu.

Dalam kunjungannya, beliau melihat secara detail proses perawatan dan pemeliharaan struktur bangunan candi. Petugas memberikan penjelasan mendalam mengenai relief serta konsep pengembangan kawasan yang sedang berjalan saat ini.

Baca Juga:  Penanaman 650 Bibit Pohon Jadi Awal Pemulihan Ekosistem Gunung Merapi

“Kami berkomitmen mengembangkan aglomerasi wisata Jawa Tengah secara serius,” ujar Ahmad Luthfi. Beliau menekankan bahwa integrasi antar daerah sangat penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar lokasi wisata.

Borobudur akan menjadi titik pusat atau jangkar utama dalam sistem aglomerasi wisata Jawa Tengah tersebut. Selanjutnya, destinasi di sekitarnya akan saling mendukung untuk menawarkan pengalaman wisata yang lebih beragam.

Baca Juga:  5 Cara Membuat Tahu Krispi, Camilan Renyah Favorit Semua Kalangan

Pusat Studi Budaya dan Ekonomi Rakyat

Pemerintah memandang Candi Borobudur bukan sekadar objek sejarah melainkan denyut nadi ekonomi rakyat yang kuat. Statusnya sebagai warisan dunia UNESCO mewajibkan semua pihak untuk terus melestarikan warisan budaya tersebut.

Selain pariwisata, kawasan ini juga berfungsi sebagai pusat studi sejarah dan lokasi ibadah umat Buddha. Berbagai acara besar seperti perayaan Waisak rutin mendatangkan ribuan orang dari mancanegara setiap tahunnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Follow WhatsApp Channel magelang.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Atasi Backlog Hunian Kota Magelang Pemkot Siapkan Tiga Skema Program
Kasus Pencurian Kambing di Magelang Terungkap, Polsek Dukun Ringkus Dua Pelaku
Untidar Kembangkan Smart Greenhouse Aquaponik Kedungsari Magelang
Acara Lepas Sambut Kapolresta Magelang, Bupati Tekankan Pentingnya Kolaborasi Daerah
Pemkab Magelang Siapkan Beasiswa Sekolah Kedinasan Transportasi Darat bagi Warga Lokal
Menjaga Stabilitas Daerah, Wabup Magelang Soroti Hoaks dan Kenakalan Remaja
Pemkab Magelang Dukung Raperda Perlindungan Tenaga Kerja untuk Pekerja Informal
Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dapat ‘Lamaran Agung’ dari 23 PCNU Jateng

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Atasi Backlog Hunian Kota Magelang Pemkot Siapkan Tiga Skema Program

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Kasus Pencurian Kambing di Magelang Terungkap, Polsek Dukun Ringkus Dua Pelaku

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Untidar Kembangkan Smart Greenhouse Aquaponik Kedungsari Magelang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Acara Lepas Sambut Kapolresta Magelang, Bupati Tekankan Pentingnya Kolaborasi Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Magelang Siapkan Beasiswa Sekolah Kedinasan Transportasi Darat bagi Warga Lokal

Berita Terbaru