MAGELANG, DiengPost.com – Rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diproyeksikan akan menyedot lebih dari 100 ribu wisatawan sepanjang Mei 2026. Momentum ini diperkirakan membawa dampak besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.
Pengelola kawasan Borobudur menyiapkan sejumlah penyesuaian operasional demi menjaga kekhusyukan ibadah umat Buddha selama prosesi Waisak berlangsung.
Pada puncak perayaan Waisak yang digelar 31 Mei mendatang, akses naik ke struktur candi akan ditutup total. Sementara area pelataran hanya dibuka untuk umum hingga pukul 14.00 WIB sebelum dilakukan sterilisasi kawasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada puncak Waisak nanti, struktur candi akan ditutup total untuk umum dan dilakukan sterilisasi kawasan demi mendukung prosesi ibadah,” kata Direktur Komersial InJourney Destination Management, Richard Gistang Panutur.
Selain pengaturan akses, pengelola juga menambah fasilitas pendukung untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama musim Waisak berlangsung.
Sebanyak 80 titik lampu penerangan baru dipasang di kawasan Borobudur. Armada kendaraan listrik ramah lingkungan juga diperbanyak untuk mendukung mobilitas wisatawan di area destinasi.
“Kami juga menambah 80 personel khusus di lapangan untuk mendukung pelayanan dan pengamanan selama rangkaian Waisak berlangsung,” ujarnya.
Penulis : Hamdan
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















