Wali Kota Magelang Dorong RSUD Tidar Siapkan Proyeksi Pengembangan 2026

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Magelang dorong RSUD Tidar tingkatkan kinerja dan siapkan proyeksi pengembangan 2026. Fokus pada kompetensi dokter dan pelayanan prima.

i

Wali Kota Magelang dorong RSUD Tidar tingkatkan kinerja dan siapkan proyeksi pengembangan 2026. Fokus pada kompetensi dokter dan pelayanan prima.

KOTA MAGELANG — Pemerintah Kota Magelang terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan peran RSUD Tidar sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Kedu Raya.

Dalam kegiatan pembinaan dan evaluasi kinerja RSUD Tidar yang digelar di Aula Adipura Kencana, Kompleks Kantor Wali Kota Magelang, Selasa (30/12/2025), Wali Kota Damar Prasetyono menekankan pentingnya proyeksi pengembangan rumah sakit yang lebih matang untuk tahun 2026.

Damar menggarisbawahi pentingnya rasa handarbeni atau rasa memiliki dari seluruh tenaga medis, terutama dokter dan tenaga kesehatan yang menjadikan RSUD Tidar sebagai tempat pengabdian utama. Menurutnya, rasa memiliki akan melahirkan tanggung jawab untuk bekerja secara profesional dan amanah.

“Harus ada rasa memiliki yang kuat, sehingga muncul tanggung jawab untuk bekerja lebih profesional dan amanah. Tahun 2026 kita harus sudah tahu arah dan proyeksi kinerjanya seperti apa,” tegas Damar.

Ia juga mengingatkan bahwa RSUD Tidar memiliki sejarah panjang sebagai rumah sakit rujukan masyarakat se-Kedu Raya. Bahkan, Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Tidar selama 12 tahun. Damar menilai, kepercayaan masyarakat yang telah terbangun selama ini harus terus dijaga melalui peningkatan mutu layanan dan kompetensi tenaga medis.

Baca Juga:  Perpres 113/2025 Ubah Skema Subsidi, Pemerintah Tekan Beban Bunga Pupuk

“Tidak gampang mempertahankan kepercayaan masyarakat, hingga RSUD Tidar didatangi pasien dari seluruh Kedu Raya. Dulu bangunannya masih peninggalan Belanda, sekarang fasilitas dan peralatannya sudah jauh lebih modern dan canggih,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas dokter, baik spesialis maupun subspesialis, menjadi kebutuhan mendesak seiring dengan kompleksitas penyakit yang terus berkembang. RSUD Tidar, sebagai rumah sakit milik Pemkot Magelang, harus terus memberikan pelayanan prima dan tidak boleh terlena dengan pencapaian yang ada.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Prokopim Kota Magelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel magelang.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Sedot 100 Ribu Wisatawan, Perputaran Uang Tembus Rp136 Miliar
Biksu Asia Tenggara Tiba di Borobudur Usai Jalan Kaki 666 Kilometer untuk Waisak 2570 BE
Pertukaran Budaya Magelang Karanganyar : Meriah dengan Wayang Kulit dan Gerakan Sanggar Seni Sekolah
Azis Subekti Nilai May Day Jadi Penegas Keberpihakan Prabowo ke Buruh
Aglomerasi Wisata Jawa Tengah: Ahmad Luthfi Integrasikan Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening
Muscab PKB Kabupaten Magelang Tekankan Peningkatan Peran Nyata di Tengah Tekanan Global
Ratusan Ketua DPRD Se-Indonesia Ikuti Retreat Lemhannas di Lembah Tidar Selama 5 Hari
Pemkot Magelang Gelar Aksi Bergizi di SMPN 11, Dorong Gizi Seimbang Sejak Dini

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:17 WIB

Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Sedot 100 Ribu Wisatawan, Perputaran Uang Tembus Rp136 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 18:14 WIB

Biksu Asia Tenggara Tiba di Borobudur Usai Jalan Kaki 666 Kilometer untuk Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:38 WIB

Pertukaran Budaya Magelang Karanganyar : Meriah dengan Wayang Kulit dan Gerakan Sanggar Seni Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Azis Subekti Nilai May Day Jadi Penegas Keberpihakan Prabowo ke Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 09:26 WIB

Aglomerasi Wisata Jawa Tengah: Ahmad Luthfi Integrasikan Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening

Berita Terbaru