Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Warga Lereng Diminta Tetap Siaga

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Kedubes Perancis saat meninjau Gunung Merapi.

i

Rombongan Kedubes Perancis saat meninjau Gunung Merapi.

MAGELANG, DiengPost.com – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi hingga saat ini masih terpantau tinggi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut suplai magma ke tubuh gunung masih berlangsung intensif sehingga masyarakat di lereng Merapi diminta tetap siaga.

Aktivitas erupsi Merapi masih terjadi setiap hari. Saat cuaca cerah, guguran lava dan aktivitas erupsi masih terlihat jelas dari puncak gunung. Bahkan, guguran tercatat terjadi ratusan kali dalam sehari.

“Merapi sampai dengan saat ini itu masih erupsi ya. Kalau pas cerah itu biasanya terlihat aktivitas erupsinya. Guguran itu terjadi ratusan kali dalam sehari,” kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso, Sabtu (6/6/2026).

Agus menjelaskan intensitas erupsi Merapi saat ini masih cukup tinggi. Kondisi tersebut diperkuat dari hasil pemantauan seismik dan deformasi yang menunjukkan suplai magma masih berlangsung secara intensif.

Tekanan akibat suplai magma itu terekam melalui berbagai sensor pemantauan milik BPPTKG. Data tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas vulkanik Merapi belum menunjukkan tanda berhenti dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Polres Magelang Kota Amankan Ibadah di Seluruh Gereja, Jemaat Merasa Nyaman

“Kalau malam kelihatan pijar. Ini sehari-hari seperti itu. Jadi intensitas erupsi Merapi ini masih tinggi. Di samping itu, kalau kita melihat data pemantauan, baik itu seismik, deformasi, ternyata suplai magma ini masih berlangsung,” ujarnya.

Menurut Agus, masyarakat lereng Merapi sebenarnya sudah cukup memahami karakter erupsi gunung tersebut. Sebab, erupsi Merapi berlangsung terus menerus sejak 2021 hingga sekarang dengan pola aktivitas yang relatif sama.

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel magelang.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dubes Prancis Kunjungi Pos Merapi Babadan, Perkuat Kerja Sama Vulkanologi Indonesia-Prancis
Jari Siswi SMA di Magelang Terjepit Lubang Meja Saat Ujian, Damkar Turun Tangan
Imbas Proyek Jembatan Krakitan, Rekayasa Arus di Jalur Nasional Magelang-Yogyakarta Mulai Diterapkan
Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Sedot 100 Ribu Wisatawan, Perputaran Uang Tembus Rp136 Miliar
Biksu Asia Tenggara Tiba di Borobudur Usai Jalan Kaki 666 Kilometer untuk Waisak 2570 BE
Pertukaran Budaya Magelang Karanganyar : Meriah dengan Wayang Kulit dan Gerakan Sanggar Seni Sekolah
Azis Subekti Nilai May Day Jadi Penegas Keberpihakan Prabowo ke Buruh
Aglomerasi Wisata Jawa Tengah: Ahmad Luthfi Integrasikan Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Warga Lereng Diminta Tetap Siaga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:24 WIB

Dubes Prancis Kunjungi Pos Merapi Babadan, Perkuat Kerja Sama Vulkanologi Indonesia-Prancis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Jari Siswi SMA di Magelang Terjepit Lubang Meja Saat Ujian, Damkar Turun Tangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:13 WIB

Imbas Proyek Jembatan Krakitan, Rekayasa Arus di Jalur Nasional Magelang-Yogyakarta Mulai Diterapkan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:17 WIB

Waisak 2026 di Borobudur Diprediksi Sedot 100 Ribu Wisatawan, Perputaran Uang Tembus Rp136 Miliar

Berita Terbaru