KOTA MAGELANG, DiengPost.com – Lapangan Multiguna Kedungsari kini menjadi pusat penerapan Smart Farming berbasis teknologi modern.
Pengembangan Smart Greenhouse Aquaponik Kedungsari digarap oleh Universitas Tidar bersama Pemkot Magelang. Program ini dirancang bukan sekadar fasilitas pertanian biasa di tengah perkotaan.
Namun, proyek ini diarahkan menjadi model pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini masuk dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan.
Tim mahasiswa Pendidikan Biologi Untidar memimpin langsung proses pelaksanaannya. Kedungsari bahkan ditargetkan masuk 12 besar tingkat nasional.
Wakil Rektor Untidar Prof. Parmin menjelaskan program ini didukung kementerian terkait. Sebanyak 220 titik kegiatan pemberdayaan mendapat kucuran dana pemerintah pusat.
“Tahun ini Universitas Tidar menempati peringkat kedua secara nasional sebagai perguruan tinggi dengan jumlah pendanaan terbanyak,” kata Parmin.
Sinergi Hexa Helix dan Keberlanjutan
Pengembangan Smart Greenhouse Aquaponik Kedungsari melibatkan HIMAPBIO Untidar bersama masyarakat sekitar. Setiap judul kegiatan pemberdayaan ini memperoleh pendanaan sekitar Rp35 juta.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya







