Tri Agung Sucahyo, Ketua Penyelenggara dari Kelompok IV, menyebut pemilihan Pendopo Soepardi sebagai lokasi kegiatan memiliki nilai historis tersendiri. Banyak anggota paguyuban yang pernah bertugas di tempat tersebut lebih dari dua dekade lalu.
“Ini merupakan napak tilas bagi kami. Banyak kenangan yang kembali teringat ketika berada di tempat ini,” ungkap Tri Agung.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Magelang, termasuk penataan pendopo yang kini lebih modern dan didukung teknologi informasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ketua Paguyuban Purna Bakti Praja, Sunarno, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap para purna tugas.
Ia menegaskan bahwa paguyuban yang berdiri sejak 2009 ini aktif dalam kegiatan sosial seperti bantuan kebencanaan, donor darah, dan aksi kemanusiaan lainnya.
“Kami berharap pengalaman dan pemikiran para purna bakti dapat terus disinergikan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Magelang,” ujar Sunarno.
Ia juga mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Magelang yang kini mencapai sekitar Rp700 miliar, sebagai bukti kemajuan tata kelola pemerintahan yang patut diapresiasi.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Prokopim Magelang
Halaman : 1 2











